curiousity kills the cat











Akhirnya, bisa juga mendengarkan violin recital…

Malam itu, tepatnya hari Sabtu, 16 Agustus 2008, pukul 19.00 WIB, violinist muda belia, Gabriel Ng diiringi pianist berbakat, Inge Buniardi memulai sihir musik klasik. Gabriel dengan piawainya membawakan gubahan-gubahan maestro dunia dengan menyelipkan petikan-petikan biola, bukan sekedar menggeseknya. Di pertengahan acara, saat yang mendebarkan tiba. Salah satu senar biola milik Gabriel putus. Saat itu, Gabriel menghentikan permainan musiknya, memberi hormat dan masuk ke belakang panggung.

Sajian jiwa malam itu:

Cantabile – N. Paganini

La Campanella, op. 7 – N. Paganini

Meditation – P.I. Tchaikovsky

Scherzo- P.I. Tchaikovsky

Carmen Fantasy, Op.25 – P. Sarasate

Poeme Elegiaque – E. Ysaye

Sonata for Violin and Piano in A – C. Franck

—–

Violin Recital waktu itu menyisakan banyak pertanyaan, sehubungan dengan, ini adalah kali pertama melihat pertunjukan seperti itu. Yang pertama, apakah semua violinist dan pianist setidakkomunikatif itu? Tidak terdengar sepatah dua patah kata dari Gabriel Ng dan Inge Buniardi. Tidak ada salam pembuka, tidak ada tegur sapa, tidak ada ucapan selamat malam dsb. Dingin. Sepi. Seperti mimpi. Tanpa tedeng aling-aling, musik dimulai dan berakhir begitu saja. Pertunjukannya sangat bagus sekaligus sangat “jauh”. Terdapat jarak yang cukup jauh antara artis dan penikmat musik.

Yang kedua sebenarnya bukan pertanyaan, hanya sekedar komen. Seandainya saja Gabriel meneruskan permainan biolanya (meskipun akhirnya dia harus berimprovisasi dsb) bahkan ketika senarnya tinggal satu, bukan tidak mungkin dia akan jauh lebih terkenal. Tentunya komen ini keluar dari orang yang buta musik :p… jadi terdengar egois (lha wong senarnya utuh aja yang komenĀ  ga bisa main, apalagi cuma satu….)

Overall….. i hope i could see more another Violin Recital or orchestra or Cello Recital ^_^.

Sukses untuk Gabriel…. Jangan kapok dateng ke Jakarta ya…. (terlepas dari penontonnya yg doyan telat, nyalain HP, dsb)… pls jangan kapok….



Leave a Reply

et cetera